About Me

Subscribe now!Feeds RSS

Latest posts

Hot Links

Sunday, August 29, 2004
1 comments




KALIMAH SUCI

bait apa yang menjadi rindu insani
bait huruf-huruf dari langit
indah bukannya puisi
dilihat umpama lukisan terpilih
disentuh, berputik di hati ingin dan kasih
memandu nelayan malam
untuk pulang ke pangku isteri
menemani malam penyair sufi
menangis mencari diri
menyusun kitar malam dan siang
supaya pantai punya samuderanya
dan kumbang dan bunga
bertemu untuk tidak berpisah

menjadi nur, insani leka kembali ke hampar sejadah
untuk menangis dan menangis lagi
menjadi rahmat, penghuni bumi berbalas cinta
memberi makna sejahtera
indahnya, seni yang tidak terungkap
gugur hijab, Umar tunduk melafazkan syahadah
tertawan hati penghuni Madinah
Muhajirin dan Ansar bersatu

ibarat guru yang mursyid
menunjuk anak-anak kecil
akan hidup selepas mati.

Kota Damansara, 2003


Comments
1 comments
Do you have any suggestions? Add your comment. Please don't spam!
Subscribe to my feed
Anonymous said...

Wonderful and informative web site.I used information from that site its great.
» »

Post a Comment